Tanda Anak Menggunakan Gadget Secara Sehat


Salah satu kekhawatiran yang sering muncul pada orang tua di era digital adalah apakah anak-anak terlalu banyak menggunakan gadget setiap harinya. Harus diakui, ada banyak faktor penyebab kecanduan gadget di sekitar kita, mulai dari pengasuhan, lingkungan, juga desain teknologi itu sendiri. Begitu banyak pula berita dan tips parenting yang mengingatkan orang tua tentang bahaya kecanduan gadget. Tapi, kita juga perlu ingat bahwa gagdet tak selalu bernilai negatif. Menggunakan gadget juga bisa bernilai positif jika digunakan dengan sehat dan bertanggung jawab.

Berikut ini adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa anak menggunakan gadget secara sehat. Jika hal-hal ini terpenuhi, kemungkinan besar Mama tak perlu khawatir lagi soal kebiasaan anak memakai gadget, ya!

Sehat secara fisik

Ada beberapa resiko kesehatan yang muncul jika anak tidak menggunakan gadget secara benar. Ada gangguan mata, cedera leher dan punggung karena terlalu sering menunduk, gangguan tidur, hingga obesitas.

Berikut tanda anak yang sehat secara fisik saat menggunakan gadget:
  • Tetap bergerak secara aktif
  • Penglihatan tidak terganggu
  • Postur tubuhnya tegap
  • Tidur cukup setiap hari
  • Berat badannya normal

Tetap ingatkan anak tentang penggunaan gadget secara sehat seperti rajin mengistirahatkan mata, menjaga postur tubuh, dan menghindari layar sebelum tidur. Itulah kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu ditanamkan hingga anak dewasa nanti.

"Hadir" dalam setiap momen

Anak yang menggunakan gadget secara sehat tidak akan merasa gelisah atau sering melamun ketika terpisah dari gadget-nya. Ia mampu fokus dengan menghadirkan raga maupun jiwa pada aktivitas apa pun yang sedang dikerjakannya. Ia juga tidak mudah terdistraksi oleh berbagai notifikasi yang muncul dari gadget-nya.

Interaksi sosial tetap berjalan

Kecanduan gadget dapat menyebabkan kemampuan sosial anak terganggu. Misalnya, salah satu penelitian menyebutkan bahwa anak bisa kehilangan kemampuan untuk membaca emosi orang lain.

Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa anak masih berinteraksi sosial secara sehat meski menggunakan gadget sehari-hari:
  • Tetap responsif ketika diajak bicara
  • Mampu bercakap-cakap dua arah dengan lancar dan mengalir
  • Mampu membaca emosi lawan bicara ketika bertatap muka, termasuk dari bahasa tubuh
  • Tetap meluangkan cukup waktu untuk mengobrol dan beraktivitas bersama keluarga dan teman

Tidak lalai dari kewajiban

Jika hal-hal di bawah ini terpenuhi, berarti anak sudah mampu memprioritaskan kewajibannya di atas keasyikan bermain gadget.
  • Anak tetap tekun belajar dan prestasinya di sekolah tidak menurun
  • Anak tetap mengerjakan berbagai tugasnya sebagai anggota keluarga seperti membantu membersihkan rumah atau merawat binatang peliharaan
  • Anak tetap mengerjakan hobi dan aktivitas lain yang sesuai dengan minat dan bakatnya
  • Anak tidak lalai dari mengerjakan ibadah sesuai tuntunan agamanya

Konten positif

Tak hanya soal waktu, penggunaan gadget juga sangat tergantung pada jenis konten yang dinikmati oleh anak-anak kita. Apakah konten yang dilihat dan aktivitas yang dilakukan anak di gadget memenuhi poin berikut?
  • Sesuai dengan tahapan usia anak. Misalnya, media sosial memiliki batasan usia minimal yang sebaiknya dipenuhi. Film pun umumnya memiliki rating sesuai usia.
  • Anak terlibat secara aktif, tidak sekedar duduk pasif di depan layar.
  • Anak mempelajari sesuatu yang baru. Tayangan edukatif tidak berarti membosankan, tapi bisa juga dikemas dalam format yang menarik dan menghibur anak-anak.
  • Mengandung pesan positif yang patut ditiru anak dalam kehidupan sehari-hari
  • Tidak mengandung pornografi, kekerasan, perjudian, atau konten vulgar dan negatif lainnya.
###

Nah, bagaimana Mama? Apakah anak-anak di rumah masih memenuhi tanda-tanda menggunakan gadget secara sehat seperti daftar di atas? Jika iya, selamat! Meskipun anak sesekali tampak terlalu asyik bermain dengan gadget-nya di mata kita, our kids are okay! Rileks dan tetap pandu mereka menggunakan gadget secara sehat sesuai perkembangan usianya.

Bagaimana jika ada perilaku anak yang menunjukkan penggunaan gadget secara kurang sehat? Inilah saatnya untuk mengevaluasi kembali penggunaan gadget di rumah bersama keluarga. Libatkan pasangan dan anak-anak yang sudah dapat diajak berdiskusi untuk membicarakan hal-hal apa yang masih perlu diperbaiki. Salah satu cara yang dapat Mama lakukan adalah dengan menyusun perjanjian penggunaan gadget yang berlaku untuk seluruh anggota keluarga. Semoga dengan cara ini, anak dapat belajar kembali untuk menggunakan gadget secara sehat dan bijak.

Selamat mendampingi anak-anak kita dengan beraneka gadget di sekitarnya!

Post a Comment

0 Comments