Film tentang Media Sosial yang Perlu Ditonton

Media sosial telah membentuk wajah baru hubungan antarpersona. Dari fungsinya sebagai jejaring sosial untuk menghubungkan teman lama atau juga membentuk pertemanan baru, sampai menjadi alat untuk menyerukan keadilan dan isu-isu sosial lainnya. 

Menurut laporan We Are Social dan Hootsuite pada Juli 2019 lalu, sebanyak 3,5 miliar orang bergabung dengan media sosial. Tak hanya jumlahnya yang meningkat. Waktu yang dihabiskan untuk mengakses media sosial juga semakin tinggi. Pandemi COVID-19 juga mendorong konsumi media sosial semakin tinggi. Riset eMarketer menunjukkan, selama pandemi ini jumlah waktu yang dihabiskan orang dewasa mengakses media sosial meningkat, menjadi 82 menit sehari. Angka itu meningkat 7 menit dari tahun 2019. Diperkirakan akan meningkat menjadi 82 menit pada 2020, 80 menit pada 2021, dan 79 menit pada 2022.  

Akademisi dan praktisi mulai menyoroti dampak positif dan negatif media sosial. Pengaruh media sosial dalam kehidupan sehari-hari ditangkap oleh para pembuat film. Media sosial menjadi tema film yang tidak hanya menarik ditonton tetapi juga penting untuk memahami fenomena ini.

Ada beberapa film, baik fiksi maupun dokumenter, yang perlu ditonton untuk membantu memahami bagaimana sosial media bekerja dan mempengaruhi kehidupan manusia. 

The Social Dilemma (2020)

Film docu-drama produksi Netflix ini tengah menjadi perbincangan. Film ini berisi wawancara dengan narasumber yang merupakan nama-nama penting yang turut membidani lahirnya platform media sosial yang sangat populer, seperti Google, Facebook, Pinterest, Twitter, Youtube, dan Instagram. 

Mereka bercerita bagaimana cara kerja platform yang mereka buat, bagaimana cara menghasilkan uangnya, dan bagaimana sistem bisa mempelajari perilaku pengguna. Pada akhirnya sistem itu berupaya agar pengguna menghabiskan waktu lebih lama di platform itu.

Film ini juga berisi adegan fiksi yang menggambarkan bagaimana media sosial berdampak pada keluarga di Amerika Serikat. Film ini bisa membantu Mama untuk memahami bagaimana sosial media bekerja hingga mampu mengubah perilaku seseorang.

The Great Hack (2019)

Film dokumenter ini menunjukkan bagaimana data pribadi para pengguna internet disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu. Film ini menyoroti Facebook dan Cambridge Analytica berperan mempengaruhi hasil Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016 dan kampanye keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit Movement.

Pesan penting dari film buatan Karim Amer dan Jehane Noujaim ini ialah hak atas data merupakan hak dasar yang harus dilindungi. Di tengah "technology-driven world", perilaku seseorang bisa diprediksi dengan tepat oleh mereka yang berkeinginan untuk mengubahnya.    

Searching (2018)

Film ini bercerita tentang seorang ayah, David Kim, yang memecahkan misteri anaknya yang hilang, Margot. Ia menelusuri dari media sosial yang sering digunakan anaknya. Sebagian besar adegan film ini diambil dari layar komputer. Namun, tetap saja berhasil membangun suasana yang menegangkan.

Film ini mengajarkan kita agar tidak begitu saja percaya dengan apa yang disajikan di internet. Apa yang terlihat di sana bisa sangat berbeda dengan kondisi sebenarnya. Pengguna media sosial wajib berhati-hati dan mempertimbangkan dengan matang apa yang sebaiknya dibagikan di internet.

Men, Women & Children (2014)

Seperti judulnya, film ini menceritakan bagaimana laki-laki, perempuan, dan anak-anak berinteraksi dengan internet. Ada anak yang menjadikan video game sebagai pelarian. Ada pula ibu yang mengontrol media sosial anaknya dan selalu memata-matainya karena khawatir anaknya menjadi korban pelecehan di jagad dunia maya.

Film ini menunjukkan berbagai pendekatan terhadap internet. Ada yang mengekangnya tetapi ada pula yang membebaskan. Pada akhirnya tetap ada jalan tengah yang positif dari internet dan teknologi.

Republik Twitter (2012)

Meski sudah tergolong lawas, film ini masih relevan untuk menggambarkan jagad dunia maya, khususnya Twitter. Selain berkisah tentang perubahan hubungan antarkarakter akibat Twitter, film ini juga menggambarkan penggunaan Twitter yang tidak tepat.

Film ini menunjukkan bagaimana memanipulasi trending Twitter. Tujuannya untuk menaikkan citra seorang politisi. Bagaimana akun-akun palsu digerakkan untuk meramaikan tagar tertentu. Kondisi yang familiar sampai sekarang bukan?

Film-film ini bisa menjadi pilihan untuk Mama menghabiskan waktu luang. Selain menghibur, Mama juga bisa dapat ilmu baru. Selamat menonton!

Posting Komentar

0 Komentar