Lindungi Data Pribadi Anak, Periksa Kembali Pengaturan Privasi

Melindungi data privasi anak di dunia maya bisa dilakukan dengan memeriksa kembali pengaturan privasi. Agar anak aman saat menggunakan aplikasi, Mama perlu menyetel pengaturan privasi itu secara cermat. 

Sebagai langkah awal, Mama perlu memiliki aplikasi yang sama dengan yang anak. Duduklah bersama, lalu bicarakan apa yang perlu dinonaktifkan demi keamanan data privasi anak.

Pengaturan Perangkat

Pada semua perangkat, layanan lokasi menjadi norma umum. Hal ini membuat pengembang sistem operasi seluler bisa memonitor lokasi pengguna. Paling amannya bisa matikan pelacakan lokasi ini. Pengguna iOS dan Android bisa menonaktifkan pelacakan lokasi pada setiap aplikasi yang digunakan. Tetapi bisa juga menonaktifkan sepenuhnya di pengaturan.

Mama bisa memberi tahu anak untuk sebaiknya tidak menyertakan geo-tag atau lokasi saat mengunggah foto di sosial media. Jika ingin menyertakan geo-tag, pastikan anak sudah tidak berada di lokasi itu. 

Media Sosial

Media sosial merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet saat ini. Berikut pengaturan di tiga media sosial yang banyak digunakan anak-anak. 

Facebook

Pengaturan privacy bisa dengan menekan titik tiga di kanan atas profil, lalu pilih ikon gembok (Privacy Shortcut)

Terdapat beberapa item pada fitur ini. Salah satunya untuk mengatur siapa saja yang bisa melihat apa yang dibagikan pengguna, yaitu alamat email, tanggal lahir. Pilihan teraman yang bisa dipilih ialah only me atau hanya pemilik akun. Pilihan teraman berikutnya ialah friends atau teman. Dengan begitu data ini tidak akan bisa dilihat oleh orang lain selain yang ada di daftar teman.

Pengguna Facebook juga bisa mengatur siapa saja yang melihat daftar teman, pages dan list yang diikuti. pada item ini selain publik dan teman, terdapat juga pilihan "teman kecuali" (friends except). Pastikan anak tidak memasukkan akun Mama di sini ya. Beri tahu anak-anak bahwa apa yang tidak dibagi kepada Mama seharusnya juga tidak dibagi dengan orang lain di Facebook. Yakinkan mereka Mama bisa menjadi teman untuk membicarakan berbagai hal,  termasuk yang membuat mereka tidak nyaman.

Item lain yang penting ialah tentang bagaimana orang lain bisa menemukan akun kita di Facebook. Untuk mencegah orang yang bernia jahat, sebaiknya tidak semua orang bisa berteman dengan anak di Facebook. Sebab pertemanan di Facebook berarti memberikan sejumlah akses untuk melihat data digital anak. Pilihan aman yang bisa diambil ialah lewat permintaan pertemanan (friend request) dari friends of friends artinya hanya orang yang sudah berteman dengan teman kita yang bisa memintanya. 

Selanjutnya, Mama bisa menonaktifkan item search engine. Jika item diaktifkan, maka profil anak bisa ditemukan dengan mudah di mesin pencarian seperti Google. 

Agar akun anak aman, selain membuat password yang kuat bisa juga dengan mengaktifkan login alert. Facebook akan memberitahu jika seseorang mencoba login ke akun dari tempat yang tidak dikenali. Alert bisa dikirim melalui Facebook, Messenger dan email. Mama bisa aktifkan semuanya.

Pengaturan lain yang harus diperiksa ialah Data Settings on Facebook. Pengaturan ini untuk memeriksa aplikasi dan website dari pihak ketiga yang menggunakan Facebook untuk login. Hapus jika aplikasi atau website tersebut sudah tidak digunakan lagi.

Instagram

Untuk mengatur setelan privasi di Instagram, klik gambar profil di sudut kanan bawah, lalu klik tiga baris di kanan atas. Kemudian pilih pengaturan yang terletak di kanan bawah. Pilih privacy dengan ikon gembok.

Mama bisa mengaktifkan private account. Dengan memilih menjadi private account, maka hanya follower yang bisa melihat aktivitas pemilik akun. 

Sebagai platform berbagi foto juga video, Instagram bisa menjadi platform untuk membagi karya anak. Membuat akunnya menjadi privat bisa jadi akan menghilangkan makna dari platform berbagi foto ini.

Jika ingin membuat akun tetap terbuka untuk publik, maka ingatkan anak agar tidak menambahkan lokasi sampai ia sudah meninggalkan lokasi tersebut. Hal ini penting agar orang dengan niat jahat tidak mudah menemukan di mana anak Mama biasa menghabiskan waktu luangnya. Ini juga penting agar tidak ada pencuri yang mengetahui anggota keluarga sedang tidak ada di rumah. 

TikTok

Pengaturan privacy bisa diatur dengan memilih tiga titik di kanan atas profil, pilih privacy dengan ikon gembok. 

Mama bisa mengaktifkan akun anak sebagai privat. Dengan begitu pengguna lain hanya bisa menjadi follower dengan persetujuan pemilik akun.

Pengguna juga bisa mengatur apakah akunnya boleh disarankan kepada pengguna lain. Pengguna juga bisa memberi izin apakah videonya boleh digunakan oleh pengiklan pihak ketiga. 

Pada bagian keamanan, pengguna Tiktok bisa menentukan siapa yang bisa mengirim pesan: semua orang, teman, atau tidak seorang pun diijinkan berkirim pesan. Jika anak menginginkan fitur berkirim pesan, sebaiknya hanya teman yang bisa berkirim pesan. Hal ini untuk mencegah orang asing mengirim pesan pribadi.

Di bagian ini juga pengguna bisa menentukan siapa yang bisa menjahit video, berduet, dan berkomentar di video pengguna.

Pengguna bisa memoderasi komentar dengan filter komentar yaitu dengan menonaktifkan filter spam dan komentar yang menyinggung. Pengguna juga bisa menambahkan kata kunci untuk memfilter komentar. Tulis kata-kata yang tidak ingin dibaca di kolom komentar.

Pengguna bisa memblokir pengguna yang dianggap mengganggu.

Tiktok juga menyediakan fitur Digital Wellbeing untuk mengatur screen time. Fitur ini diaktifkan dengan kode sandi.

Selain itu ada juga fitur Family Pairing untuk penggunaan yang lebih aman bagi remaja. Dengan fitur ini Mama bisa memiliki akses masuk ke akun anak dengan menyinkronkannya melalui QR code.

Fitur ini memungkinkan mengatur batas waktu (watch time), membatasi konten yang tidak sesui, mengelola pengaturan privasi dan keamanan untuk remaja dan menentukan apakah akun disetel untuk umum atau privat. 

Mama, ingatlah selalu bahwa anak-anak bisa membuat akun baru dengan menggunakan nomor telepon dan email yang berbeda. Pengaturan seketat apapun tetap bisa dihindari oleh anak-anak. Oleh karena itu, yang paling penting ialah komunikasi yang baik dengan anak. Anak perlu memahami mengapa pengaturan semacam ini perlu dilakukan.

Posting Komentar

0 Komentar